Indonesia Pimpin Aksi Global di UNOC 2025 | Nice, Prancis
Dalam Konferensi Laut PBB ke-3 (UNOC 2025), delegasi Indonesia tampil sebagai motor penggerak percakapan global tentang konservasi laut dan ekonomi biru berkelanjutan.
Dipimpin oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, serta anggota DPR RI Prof. Rokhmin Dahuri yang juga sebagai Ketua MAI dan Ibu Alin Mus, Indonesia membawa solusi nyata untuk tantangan laut dunia.
“Negara berkembang seperti Indonesia harus diberi akses yang adil terhadap teknologi mutakhir, pembiayaan hijau, dan pelatihan bagi masyarakat pesisir. Agar mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat, tapi juga penjaga laut yang tangguh dan mandiri,” — Prof. Rokhmin Dahuri
Indonesia mendorong:
- Kolaborasi global melawan IUU Fishing
- Perluasan Kawasan Lindung Laut
- Pengurangan polusi plastik
- Penguatan kapasitas masyarakat pesisir
- Tata kelola laut yang adil dan berwibawa
“Negara berkembang seperti Indonesia harus diberi akses yang adil terhadap teknologi mutakhir, pembiayaan hijau, dan pelatihan bagi masyarakat pesisir. Agar mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat, tapi juga penjaga laut yang tangguh dan mandiri,” — Prof. Rokhmin Dahuri
Indonesia mendorong:
- Kolaborasi global melawan IUU Fishing
- Perluasan Kawasan Lindung Laut
- Pengurangan polusi plastik
- Penguatan kapasitas masyarakat pesisir
- Tata kelola laut yang adil dan berwibawa
MAI Connect · Masyarakat Akuakultur Indonesia